Uncategorized

INILAH KRITERIA CALON NASABAH ASURANSI YANG PALING DI CARI..

Kalau calon nasabah yang menolak tawaran agen asuransi itu biasa…

Tapi kalau ada agen asuransi yang malah menolak calon nasabahnya itu baru luar biasa…

Apakah Anda punya pengalaman di tolak oleh seorang agen asuransi ???

Itu mungkin Anda ketemunya dengan agen asuransi yang selektif …atau bisa saja mungkin Anda sendiri yang belum masuk kriteria calon nasabah asuransi yang di cari…

Sebagai Agen Asuransi Allianz misi utama saya adalah memberikan informasi selengkap-lengkapnya tentang manfaat pentingnya asuransi ke semua orang.

Agar semua orang yang belum paham apa itu asuransi akhirnya menjadi paham dan yang belum sadar akhirnya menjadi sadar asuransi .

Tugas saya juga menjual asuransi jiwa dan asuransi kesehatan Allianz ke semua orang yang saya temui, tapi saya juga punya kewajiban yaitu harus selektif .

Tidak boleh sembarangan menawarkan asuransi jiwa atau asuransi kesehatan ke sembarangan orang secara serampangan.

Kenapa ???

Bukankah yang di inginkan semua agen asuransi adalah mendapatkan penjualan dari calon nasabah sebanyak-banyaknya ?

Masa bodoh apakah nasabahnya bisa bayar preminya dengan lancar atau tidak yang penting agen asuransinya bisa memperoleh komisi sebesar-besarnya ???

Tidak seperti itu !!!

Harus selektif …

Kenapa sebagai agen asuransi Allianz saya harus selektif dalam menentukan calon calon nasabah saya ???

Artinya tidak semua calon nasabah akan saya terima walaupun bersedia dan mampu bayar premi di awal pengajuan asuransinya.

Kok belagu amat sih saya ?

Bukan begitu … 

Ada Faktor yang namanya Tingkat Persistensi …

Sebagai agen asuransi Allianz ,ada ketentuan yang harus saya patuhi yaitu tingkat Persistensi yang di tetapkan oleh Allianz.

Tingkat Persistensi ini berkaitan erat dengan hak dan kewajiban nasabah, hak dan kewajiban agen serta hak dan kewajiban perusahaan.

Apa itu tingkat Persistensi ,yaitu batas minimal yang telah di tentukan oleh perusahaan asuransi berkaitan dengan kelancaran nasabah-nasabahnya dalam membayar premi secara berkesinambungan dan tepat waktu sampai berakhirnya kontrak pembayaran premi selesai.

Bahasa sederhananya adalah persentase perbandingan banyaknya nasabah yang terus bayar premi dengan lancar di banding dengan banyaknya nasabah yang macet bayar preminya.

Persentase Tingkat Persistensi yang saya dan Allianz harapkan adalah 100 % .

Artinya semua nasabah saya lancar dan tepat waktu dalam membayar preminya sesuai jumlah premi dan sesuai jatuh tempo. Sedangkan batas toleransi terendahnya saya batasi di angka 85 %.

Jadi apabila banyak nasabah saya yang pembayaran preminya tersendat-sendat, macet atau bahkan berhenti sebelum polis berakhir dengan berbagai alasan tertentu, maka angka persentase Tingkat Persistensi saya akan turun / rendah .

Apabila angka persentase Tingkat Persistensi saya di bawah standar dari perusahaan, hal ini akan berpengaruh pada penilaian kinerja dan bisa juga menghambat karir dan income saya.

Lalu apa dampak negatifnya buat perusahaan asuransi dan para nasabahnya apabila Tingkat Persistensi agen-agennya rendah ???

Wow berbahaya sekali.. ini dampaknya :

  • Buat Perusahaan : akan sulit berkembang dan berkompetisi
  • Buat Nasabah : Perusahaan beresiko kesulitan bayar klaim asuransi nasabahnya

Kok bisa ???

Seperti di ketahui bisnis asuransi jiwa adalah bisnis padat modal,artinya perlu modal yang benar-benar kuat.

  • Perlu di ketahui pula , di saat setelah polis dikeluarkan ,di saat awal itulah perusahaan membutuhkan banyak modal cadangan untuk membayar para nasabahnya jika terjadi klaim.

Padahal, misalnya nasabah baru bayar pertama kalinya ,bisa di katakan saat polisnya di terbitkan perusahaan asuransi jelas belum untung tapi harus sudah siap menanggung resiko para nasabahnya.

Modal perusahaan asuransi di dapat dari modal para pemilik saham, keuntungan perusahaan dan tentunya juga didapat dari setoran premi dari para nasabahnya.

Jadi apabila banyak nasabah tidak lancar bayar preminya tentunya akan berkaitan juga dengan kekuatan modal perusahaan asuransinya dalam membayar klaim nasabah. 

Semua perusahaan asuransi di Indonesia harus memenuhi ketentuan Modal Minimum Yang Di dasarkan Pada Resiko (RBC = Risk Based Capital) yaitu sebesar 120 % yang sudah di tetapkan oleh pemerintah .

Artinya perusahaan harus punya modal minimum 120 % atau 1,2 kali lebih besar dari semua potensi resiko para nasabah yang di tanggungnya.

Jadi semakin tinggi persentase RBC sebuah perusahaan asuransi maka semakin kuat kemampuannya untuk membayar semua klaim para nasabahnya ( Rasio Solvabilitas).

Rasio Solvabilitas perusahaan asuransi Allianz Life Indonesia sendiri tahun 2016 sebesar 454 %, sangat kuat sekali bukan ??

Maka dari itulah agar dampak negativ tersebut tidak sampai terjadi , saya sangat berhati-hati dalam memilih calon nasabah saya.

Lalu kriteria calon nasabah seperti apa yang menjadi target saya ?

1 . Harus punya pekerjaan dan penghasilan tetap dan cukup

  • Ini sudah jelas, beli asuransi butuh uang ,dan untuk terus bisa bayar premi nya dengan lancar ,calon nasabah harus punya pekerjaan dan penghasilan tetap yang cukup tentunya.
  • Tapi, walaupun calon nasabah punya pekerjaan dan penghasilan tetap tapi kalau penghasilannya tidak mencukupi dan memaksakan ikut asuransi dengan premi besar ,maka akan saya tolak dan akan saya sarankan untuk beli premi yg semampunya saja, daripada nanti akan macet di tengah jalan persistensi saya jadi rendah .
  • Toh hal ini akan merugikan calon nasabah juga pada akhirnya saat polisnya jadi lapse. Baca : Polis Jangan Sampai Lapse Atau Klaim Asuransi Di Tolak

2 . Harus cukup terpelajar (Bisa di edukasi)

  • Sebagai agen asuransi yang profesional ,saya berkewajiban memberikan penjelasan sedetil-detilnya informasi mengenai ketentuan-ketentuan, hak dan kewajiban, persyaratan ,perhitungan atau istilah-istilah asuransi ke calon nasabah.
  • Mungkin banyak istilah asuransi dan kata-kata asing yang masih awam di telinga calon nasabah, saya harus mengajarkan atau memberikan edukasi yang bisa di mengerti dan di terima secara jelas oleh calon nasabah.
  • Untuk bisa mengerti apa yang saya jelaskan, tentunya calon nasabah harus berpendidikan ,minimal tidak buta huruf  / buta angka dan harus bisa di edukasi secara normal artinya jangan sampai si calon nasabah susah untuk menerima setiap penjelasan saya.
  • Lebih baik saya tolak calon nasabah yang sulit mengerti apa yang saya jelaskan berkali-kali daripada saya terima tapi nantinya jadi nasabah yang akan macet bayar preminya karena pemahaman nasabah yang kurang dan bisa menimbulkan kesalah pahaman terutama soal klaim asuransi.  

3 . Di utamakan Muda dan Sehat

  • Apabila calon nasabah masih muda dan sehat tentunya harga premi nya akan lebih murah sehingga peluang dia terus bayar premi dengan lancar akan semakin besar.
  • Sebaliknya ,apabila calon nasabah sudah tua dan sudah sakit-sakitan biasanya preminya akan mahal, dengan premi yang mahal tingkat kemacetan pembayarannya juga tentunya akan besar.

4 . Harus berkepribadian dan moral yang baik 

  • Profesi agen asuransi masih di pandang rendah di mata masyarakat padahal sebenarnya Misi Mulia Seorang Agen Asuransi  itu salah satunya membantu orang lain terhindar dari kesulitan financial saat 5 resiko hidup menimpa (Sakit Kritis , Kecelakaan , Cacat , Menua dan Meninggal)
  • Tapi kenyataannya, di lapangan masih banyak orang menolak ,terutama yang masih percaya Mitos Yang Salah Tentang Asuransi menganggap asuransi itu sesuatu yang sepele, tak sedikit pula calon nasabah golongan itu berkata kurang sopan ,cenderung kasar dan suka mencela saat di terangkan soal manfaat asuransi oleh agen asuransi.
  • Walaupun akhirnya ikut asuransi , kemungkinan besar pembayaran preminya biasanya macet ,karena orang yang berkepribadian dan bermoral buruk akan cenderung bertindak semaunya.
  • Ciri calon nasabah yang berkepribadian dan moral yang baik biasanya lebih ramah dan menghargai dengan mau mendengarkan penjelasan manfaat asuransi ,walaupun mungkin pada akhirnya belum tentu langsung ikut asuransinya.
  • Percaya atau tidak ,nasabah asuransi yang banyak terbantu dan merasakan banyak manfaat asuransi ,umumnya dari orang-orang berkepribadian dan moral yang baik ,sebaik pembayaran preminya yang lancar .

5 . Harus beritikad baik

  • Tujuan asuransi adalah untuk hal positif bukan untuk mengambil keuntungan terselubung apalagi melanggar hukum ( Insurance fraud)
  • Calon nasabah yang berencana mengasuransikan orang lain apalagi tidak ada hubungan darah bisa saja tujuannya untuk memanfaatkan Uang Pertanggungan nya ,misalnya atas kematiannya atau kecacatannya dsb.
  • Bahkan walaupun masih ada hubungan keluarga sekalipun misalnya anak mengasuransikan orang tuanya, atau kakek neneknya atau saudaranya atau sebaliknya ,tetap agen asuransi harus menganalisa apakah niatnya murni untuk tujuan asuransi sebenarnya atau niat mengambil keuntungan dengan cara melanggar hukum. Banyak kok contoh kasus kejahatan asuransi yang pernah terjadi dimana-mana.  
  • Bila kejadiannya terindikasi dengan sengaja melanggar hukum ,bukan saja si nasabah dan semua yang terlibat yang akan di jerat hukum tapi bisa saja si agen juga akan ikut terjerat hukum dan di penjara bila terbukti terlibat. 

Mengenai kecurangan  / kejahatan asuransi sudah saya bahas pada artikel : 

Mengenai kecurangan  / kejahatan asuransi sudah saya bahas pada artikel : 

OK … Apakah Anda sudah masuk kriteria calon nasabah yang saya cari seperti di atas dan ingin punya asuransi Allianz ???

Bila Anda sudah masuk kriteria calon nasabah yang saya cari dan ingin segera punya asuransi jiwa dan kesehatan Allianz , Anda bisa  Beli Asuransi Allianz Di Blog Ini dan Pasti Dapat Hadiah Ekslusif !!!

Ups hampir lupa..

Oya premi asuransi di Allianz sangat murah dan terjangkau loo !!!

Hanya menabung Rp 10 ribu per hari atau Rp 300 ribu per bulan

Tapi Manfaat dan Uang Pertanggungannya di Allianz LEBIH BESAR di banding asuransi lain dengan premi yang sama.

Ini buktinya :

Ini Buktinya Cuma Nabung Rp 300 Ribu Per Bulan di Allianz Bisa Dapat Uang Pertanggungan Total 1 Milyar + Gratis Premi + Tabungan !!!

“Pak kalau seumpama saya ingin tahu dulu manfaat yang saya terima seumpama saya ambil asuransi Allianz dengan premi termurah Allianz Rp 300 ribu itu ,boleh ngga saya di buatkan Ilustrasinya untuk saya pelajari dahulu …?”

Jawaban saya : ” BISA BANGET !!!”

Bagi Anda dimana pun berada, berminat dan sadar asuransi ,mari dapatkan KONSULTASI GRATIS +  Ilustrasi Asuransi Allianz GRATIS dari saya agen asuransi Allianz..

Fendy Kurnia Putra, S.E., CPSAK

Financial Consultant

HP/WA : 082260119289
Email : Fendy.tra@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *